MS-DOS (Microsoft Disk Operating System)
adalah sebuah sistem operasi yang sangat banyak digunakan oleh computer
IBM-PC atau yang kompatibel dengannya. Yang sejarahnya Microsoft
membuat MS-DOS sebagai sebuah sistem operasi mainstream, sebelum pada
akhirnya menghentikan dukungan MS-DOS secara perlahan ketika mereka
membuat sebuah sistem operasi berbasis antarmuka grafis (dikenal juga
dengan sebutan GUI) untuk pasar mainstream, yang di sebut sebagai Microsoft Windows.
MS-DOS dirilis pertama kali pada tahun 1981, dan seiring dengan waktu, Microsoft pun meluncurkan versi yang lebih baru dari MS-DOS.
Tidak kurang hingga delapan kali Microsoft meluncurkan versi-versi baru MS-DOS dari tahun 1981 hingga Microsoft menghentikan dukungan MS-DOS pada tahun 2000.
MS-DOS merupakan salah satu kunci
keberhasilan Microsoft dalam memproduksi perangkat lunak, dari sebuah
perusahaan kecil pembuat bahasa pemrograman saat didirikan hingga
menjadi sebuah perusahaan perangkat lunak yangs seolah menguasi dunia.
MS-DOS sebenarnya dibuat oleh sebuah perusahaan pembuat
computer, yang bernama Seattle Computer Products (SCP) yang di kepalai
oleh Tim Patterson—yang belakangan di rekrut oleh Microsoft untuk
mengembangkan DOS—pada tahun 1980 sebagai sebuah perangkat lunak
sistem operasi dengan nama Q-DOS (singkatan dari Quick and Dirty
Operating System), yang selanjutnya diubah namanya menjadi 86-DOS,
karena Q-DOS didesain agar dapat berjalan pada komputer dengan prosesor
Intel 8086.
Microsoft pun membeli lisensinya dengan harga 50.000 dolar Amerika dari SCP, lalu mengubah namanya menjadi MS-DOS. Selanjutnya, saat IBM hendak meluncurkan komputer pribadi yang disebut dengan IBM PC, Microsoft pun menjual lisensi MS-DOS kepada IBM.
Pengembangan
IBM dan Microsoft selanjutnya merilis versi-versi DOS,
di mana versi IBM yang langsung dibundel dengan computer IBM PC disebut
dengan “IBM-PC-DOS” (singkatan dari International Business Machine
Personal Computer Disk Operating System). Pada awalnya, IBM hanya
menggunakan apa yang layak digunakan MS-DOS yang dirilis oleh Microsft, seperti program-programnya atau utilitas yang disertakannya.
Karena itulah, versi IBM selalu dirilis lebih lambat dibandingkan dengan versi MS-DOS. Tapi, MS-DOS versi 4.0 adalah versi MS-DOS
pertama yang benar-benar sama seperti IBM PC-DOS, karena Microsoft
sedang berkonsentrasi untuk mengembangkan sebuah sistem operasi penerus DOS, yang disebut dengan OS/2.
Microsoft, ketika melisensikan DOS kepada IBM,
menandatangani perjanjian lisensi yang salah satu pointnya mengandung bahwa Microsoft
boleh melisensikan MS-DOS kepada perusahaan selain IBM,
dan para perusahaan tersebut dipersilakan mengubah nama MS-DOS menjadi nama yang mereka gunakan (contoh: TandyDOS, Compaq DOS, dan lainnya). Kebanyakan versi-versi tersebut tentu saja sama dengan versi yang telah dikembangkan oleh Microsoft dengan MS-DOS-nya,
tapi Microsoft mulai mencabut perjanjian lisensinya
sehingga para perusahaan lain harus menggunakan nama MS-DOS, bukannya nama yang telah dikustomisasi sebelumnya. Hanya IBM yang diberikan keleluasaan untuk terus menggunakan nama IBM PC-DOS, bukannya MS-DOS.
menandatangani perjanjian lisensi yang salah satu pointnya mengandung bahwa Microsoft
boleh melisensikan MS-DOS kepada perusahaan selain IBM,
dan para perusahaan tersebut dipersilakan mengubah nama MS-DOS menjadi nama yang mereka gunakan (contoh: TandyDOS, Compaq DOS, dan lainnya). Kebanyakan versi-versi tersebut tentu saja sama dengan versi yang telah dikembangkan oleh Microsoft dengan MS-DOS-nya,
tapi Microsoft mulai mencabut perjanjian lisensinya
sehingga para perusahaan lain harus menggunakan nama MS-DOS, bukannya nama yang telah dikustomisasi sebelumnya. Hanya IBM yang diberikan keleluasaan untuk terus menggunakan nama IBM PC-DOS, bukannya MS-DOS.
MS-DOS
pun berkembang dengan cukup cepat, dengan fitur-fitur signifikan yang
diambil dari beberapa sistem operasi lainnya seperti Microsoft
Xenix--salah satu varian sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh
Microsoft--dan DR-DOS milik Digital Research, serta produk-produk
utilitas lainnya seperti Norton Utilities dari Symantec Corporation
(produk yang diadopsi seperti Microsoft Disk Defragmenter), PC-Tools
dari Central Points (produk yang diadopsi seperti Microsoft Anti-Virus),
manajer memori diperluas atau EMM (Expanded Memory Manager) QEMM dari
Quarterdeck (produk yang diadopsi seperti EMM386), kompresi disk (atau
disk compression) DriveSpace dari Stac Electronics, dan masih banyak
produk yang diadopsi lainnya.
Ketika Intel
Corporation memperkenalkan mikroprosesor baru yang disebut dengan Intel
80286, Microsoft dan IBM memulai proyek sistem operasi baru pengganti
DOS yang disebut dengan OS/2, yang pada dasarnya adalah versi MS-DOS
yang berjalan dalam modus terproteksi (protected mode). Tapi, Microsoft
meninggalkan proyek OS/2 tersebut untuk memfokuskan diri pada
pengembangan Microsoft Windows dan Microsoft Windows NT. Digital
Research membuat sebuah antarmuka grafis yang disebut dengan GEM, tapi
sangat kurang populer pada komputer IBM PC atau kompatibel. GEM ternyata
mendapat pasarnya pada mesin komputer ATARI ST, tapi akhirnya disalip
lagi oleh Microsoft dengan versi Windows 3.0.
Versi-versi MS-DOS
1. MS-DOS versi 1.xx
MS-DOS versi 1.xx adalah versi awal di mana MS-DOS
pertama kali diluncurkan oleh Microsoft. Isinya, tentu saja sangat
primitif dan hanya berisi kerangka dasar saja: tidak ada tampilan grafik
untuk mengelola berkas, tidak mendukung jaringan. Pokoknya, versi
pertama DOS ini bersih dari embel-embel. Versi pertama dari DOS ini
hanya mendukung IBM PC Model 5150 dan semua perangkat keras
pendukungnya, seperti hanya mendukung disket single-side floppy disk
dengan ukuran 5½ inci berkapasitas 160K saja.
Selang
kira-kira satu tahun, di mana animo masyarakat akan produk IBM PC,
Microsoft pun membuat perbaikan untuk MSDOS, dan muncullah DOS versi
1.1. Sebenarnya, hal ini diakibatkan oleh IBM yang meluncurkan produk
floppy disk drive baru untuk disket double-side dengan ukuran 5½ inci
berkapasitas 320K. Penggunaan double-side bagi floppy disk sangatlah
berpengaruh, karena media penyimpanan tersebut dapat menyimpan dua kali
lebih banyak dibandingkan dengan disket floppy single-side. Jangan
tertawa melihat kapasitas disket yang didukung oleh MS-DOS
1.1. Anda tidak akan mendapatkan kapasitas puluhan megabytes ataupun
gigabytes. Bahkan hard disk saja masih jarang ditemui pada
microcomputer, dan hanya Apple III yang memilikinya.
Setelah itu, Microsoft menampakkan diri untuk menjual MS-DOS
kepada para kompetitor IBM yang membuat semacam klon IBM PC 5150.
Microsoft memberinya versi 1.25. Karena didesain sedemikian rupa dengan
menggunakan falsafah open-architecture, tidak seperti Apple dan
Commodore maka klon terhadap IBM PC pun dapat dilakukan. Dan karena
itulah IBM PC dan klon IBM PC yang kompatibel dengan IBM PC sangat
sukses di pasaran. Ini merupakan kesuksesan tiga perusahaan: IBM, Intel,
dan tentu saja Microsoft. Hanya saja, memang pasar IBM kala itu
digerogoti oleh Compaq, Hewlett-Packard, dan juga
2. MS-DOS versi 2.xx
Pada awal tahun 1983, IBM
meluncurkan IBM PC XT (Extended Technology), sebagai perbaikan dari
versi IBM PC 5150. IBM PC XT dilengkapi dengan sebuah hard disk 10M,
antarmuka masukan/keluaran berjenis serial (RS-232 atau lebih dikenal
dengan antarmuka COM), RAM dengan kapasitas 128K, sebuah floppy disk
drive double-side 360K dan tiga buah slot ekspansi. Tentu saja,
penggunaan beberapa perangkat keras baru seperti hard disk, dan disket
drive berkapasitas 360K (40K lebih tinggi dari pada versi double-side
pada IBM PC 5150) membutuhkan sebuah sistem operasi, dan Microsoft tidak
mengecewakan IBM. Mereka dengan sigap dan cepat merilis MS-DOS versi 2.0.
Akhirnya IBM PC XT dibundel dengan IBM PC-DOS 2.0.
Akhirnya IBM PC XT dibundel dengan IBM PC-DOS 2.0.
MS-DOS versi
2.0 memiliki banyak sekali perbaikan dari MS-DOS 1.1 yang ditujukan
untuk komputer IBM PC 5150. Di antaranya adalah dukungan untuk
penggunaan struktur direktori yang hierarkis (bercabang) seperti
layaknya sebuah pohon yang memiliki akar (root) dan cabang (branch).
Selain itu, MS-DOS 2.0 juga mendukung berbagai macam fungsi yang diadopsi dari UNIX, seperti halnya penggunaan I/O redirection (>, >>, <, <<) dan print spooler. Fitur print spooler adalah fitur yang dapat menyimpan berkas yang akan dicetak dalam sebuah memori penyangga sehingga berkas yang akan dicetak tidak langsung dicetak, melainkan disimpan terlebih dahulu. Tujuannya adalah agar proses pencetakan dapat berlangsung secara lebih cepat, dan pengguna tidak harus direpotkan untuk mencetak keseluruhan berkas jika kertasnya habis, melainkan hanya membutuhkan kertas baru dan menekan tombol resume untuk melanjutkan.
Sedangkan I/O redirection berfungsi untuk melakukan fungsi input dan output yang dilakukan dari baris perintah. Selain kedua fitur yang diadopsi dari UNIX, versi 2.0 juga memberikan keleluasaan kepada Anda agar dapat memasang driver untuk DOS, dengan mengintegrasikannya di dalam berkas konfigurasi CONFIG.SYS. Ternyata, komputer IBM PC XT ini sangat sukses: bahkan kesuksesannya mencapai Jepang. Untuk mendukung bahasa Kanji Jepang, Microsoft memutuskan untuk meluncurkan MS-DOS versi 2.05. Pada tahun yang sama, IBM meluncurkan IBM PC Jr. (dibaca: PC Junior). Sayangnya, tidak seperti kakak-kakaknya, IBM PC Jr. gagal di pasaran. Ketika diluncurkan, IBM PC Jr. memakai IBM PC-DOS 2.1.
Selain itu, MS-DOS 2.0 juga mendukung berbagai macam fungsi yang diadopsi dari UNIX, seperti halnya penggunaan I/O redirection (>, >>, <, <<) dan print spooler. Fitur print spooler adalah fitur yang dapat menyimpan berkas yang akan dicetak dalam sebuah memori penyangga sehingga berkas yang akan dicetak tidak langsung dicetak, melainkan disimpan terlebih dahulu. Tujuannya adalah agar proses pencetakan dapat berlangsung secara lebih cepat, dan pengguna tidak harus direpotkan untuk mencetak keseluruhan berkas jika kertasnya habis, melainkan hanya membutuhkan kertas baru dan menekan tombol resume untuk melanjutkan.
Sedangkan I/O redirection berfungsi untuk melakukan fungsi input dan output yang dilakukan dari baris perintah. Selain kedua fitur yang diadopsi dari UNIX, versi 2.0 juga memberikan keleluasaan kepada Anda agar dapat memasang driver untuk DOS, dengan mengintegrasikannya di dalam berkas konfigurasi CONFIG.SYS. Ternyata, komputer IBM PC XT ini sangat sukses: bahkan kesuksesannya mencapai Jepang. Untuk mendukung bahasa Kanji Jepang, Microsoft memutuskan untuk meluncurkan MS-DOS versi 2.05. Pada tahun yang sama, IBM meluncurkan IBM PC Jr. (dibaca: PC Junior). Sayangnya, tidak seperti kakak-kakaknya, IBM PC Jr. gagal di pasaran. Ketika diluncurkan, IBM PC Jr. memakai IBM PC-DOS 2.1.
3. MS-DOS versi 3.xx
IBM
meluncurkan IBM PC-AT (Advanced Technology) pada musim panas 1984.
komputer IBM PC AT menggunakan mikroprosesor Intel 80286 (16-bit)
berkecepatan 6MHz, memori RAM berkapasitas 256K, sebuah disket drive
1.2M 5¼ inci, sebuah hard disk 20M, dan kartu video berwarna (standar
CGA). Tentu saja, Microsoft sebagai partner bisnis yang mantap secara
sigap mendukung peluncuran IBM PC-AT dengan juga meluncurkan versi
terbaru, MS-DOS3.0. MS-DOS
3.0 mendukung semua kemampuan yang dimiliki oleh IBM PC-AT, kecuali
multi-tasking yang disediakan oleh prosesor Intel 80286 yang mampu
berjalan pada protected mode tentunya.
DOS 3.0 adalah versi yang dapat mendukung fungsi jaringan, walaupun terbatas pada jaringan dengan konsep kelompok kerja (workgroup) dan terkoneksi sebagai sebuah klien pada sebuah server. Pengguna dapat menggunakan teknologi jaringan yang dibuat oleh IBM, Token Ring pada sistem operasi DOS. DOS 3.0 juga mendukung floppy disk 3½ inci low-density yang berkapasitas 720K, sedangkan DOS 3.3 mendukung floppy disk 3½ inci high-density yang berkapasitas 1.44M. Dalam DOS versi 3 juga dapat mendukung partisi pada hard disk yang memiliki kapasitas hingga 32M, 12M lebih tinggi dibandingkan dengan DOS versi 2.0.
DOS 3.0 adalah versi yang dapat mendukung fungsi jaringan, walaupun terbatas pada jaringan dengan konsep kelompok kerja (workgroup) dan terkoneksi sebagai sebuah klien pada sebuah server. Pengguna dapat menggunakan teknologi jaringan yang dibuat oleh IBM, Token Ring pada sistem operasi DOS. DOS 3.0 juga mendukung floppy disk 3½ inci low-density yang berkapasitas 720K, sedangkan DOS 3.3 mendukung floppy disk 3½ inci high-density yang berkapasitas 1.44M. Dalam DOS versi 3 juga dapat mendukung partisi pada hard disk yang memiliki kapasitas hingga 32M, 12M lebih tinggi dibandingkan dengan DOS versi 2.0.
4. MS-DOS versi 4.xx
Pada
tahun 1988, sistem operasi dengan tampilan grafis mulai menjamur.
Microsoft juga meluncurkan Windows versi 1.0 pada tahun 1985 dan Windows
versi 2.0 pada tahun 1989. PadaDOS versi 4.0 ini, Microsoft membuat sebuah program shell dengan nama DOS Shell, yang memiliki tampilan seperti DOS Executive milik Windows versi 1.0.
Pada saat itu, ada sebuah program shell yang juga populer yang berjalan di atas sistem operasi DOS, dengan nama Norton Commander (NC) yang dibuat oleh Peter Norton. Dengan menggunakan shell, pengguna dapat lebih mudah mengorganisasikan berkas dan arsip, dan menjalankan program, dalam satu layar saja. Selain itu, karena mouse dapat mempermudah pengoperasian komputer, DOS Shell juga dapat mendukungnya. Versi 4.0 ini merupakan versi yang paling banyak perubahannya. Versi selanjutnya merupakan versi-versi perbaikan saja, dan berbagai tambahan utilitas.
5. MS-DOS versi 5.xx
IBM memang sudah tidak membuat gebrakan-gebrakan baru dalam industri mikrokomputer, karena pasar yang sebelumnya dikuasai IBM ini telah dimakan sedikit demi sedikit oleh para kompetitornya, seperti Compaq, Hewlett-Packard, dan juga Dell yang juga memproduksi mikrokomputer yang kompatibel dengan komputer IBM, karena menggunakan desain yang sama, dan juga mikroprosesor yang sama yang dibuat oleh Intel Corporation. Pada sejarah sini yang sukses adalah Intel Corporation, karena mikroprosesor yang digunakan diproduksi jauh lebih banyak, akibat permintaan yang lebih banyak. Karena komputer tersebut menggunakan mikroprosesor buatan Intel Corporation, maka yang kedapatan sukses kedua adalah Microsoft dengan DOS-nya.
Banyak analis yang berpendapat bahwa hal ini disebabkan oleh kegagalan IBM ketika mereka menjual IBM PC Jr., dan IBM P/S2 dengan arsitektur Micro-Channel Architecture (MCA). Bus MCA yang digunakan oleh IBM P/S2 tidak menggunakan konsep open-architecture sebagaimana bus ISA yang juga dibuat oleh IBM tetapi dengan open-architecture. Selain itu, kartu-kartu ekspansi yang menggunakan bus MCA memiliki harga relatif lebih mahal dibandingkan bus ISA yang saat itu banyak digunakan dan menjadi sebuah standar, sehingga memperlambat penyerapannya di pasar mikrokomputer.
IBM memang gagal memperpanjang umur IBM PC, akan tetapi Microsoft terus mengembangkan DOS dengan meluncurkan MS-DOS versi 5.0. Versi 5.0 ini dirilis pada tahun 1991, dan memiliki berbagai fitur yang jauh lebih baik, seperti halnya device driver yang dapat diinstal pada area memori di atas 640K (HMA), dengan menggunakan parameter DEVICEHIGH pada berkas konfigurasi CONFIG.SYS dan LOADHIGH pada berkas AUTOEXEC.BAT sehingga memperbanyak kemungkinan untuk menjalankan program yang membutuhkan conventional memory (memori 640K awal yang dimiliki oleh komputer) yang lebih besar.
Untuk masalah utilitas, Microsoft menambah banyak sekali utilitas dalam DOS versi 5.0 ini. Di antaranya adalah editor berkas teks ASCII yang bernama MS-DOS Editor (EDIT.COM) dan program bahasa pemrograman QuickBasic (QBASIC.EXE). Utilitas ini dimaksudkan untuk menggantikan editor yang berorientasi pada "baris per baris", EDLIN.EXE yang ada pada DOS versi 4.0 dan yang sebelumnya. Selain editor berkas teks ASCII, Microsoft juga membuat utilitas untuk membuat makro untuk mempercepat kerja dengan komputer. Program pembuat makro tersebut dinamakan DOSKEY.COM. Ketika dimuat, DOSKEY dapat membuat makro dan mengeksekusi makro tersebut.
Selain itu, dengan menggunakan DOSKEY dapat mempermudah pengetikan perintah yang sama dengan perintah sebelumnya sehingga masalah "capek mengetik" perintah yang sama berulang-ulang menjadi jauh lebih simpel dan mudah. Untuk melakukannya, pengguna dapat menggunakan tombol panah ke atas dan ke bawah. Fitur seperti ini dimiliki oleh Command Prompt pada Windows 2000/XP.
Utilitas lainnya yang juga menarik adalah UNFORMAT.EXE dan UNDELETE.EXE. Kedua utilitas tersebut sangat berguna untuk mengembalikan berkas yang terhapus dan drive yang terformat. Program UNDELETE.EXE mirip seperti halnya Recycle Bin pada Windows 95 (dan yang seterusnya), hanya saja mereka kelihatan sedikit lebih rumit dibandingkan dengan Recycle Bin yang berjalan pada Windows.
Selain UNDELETE.EXE yang berjalan pada command line, pada DOS versi 5.0 ini juga terdapat utilitas MWUNDEL.EXE yang berjalan pada Windows versi 3.0, sehingga fitur Recycle Bin juga dapat ditemukan pada Windows 3.0.
6. MS-DOS versi 6.xx
MS-DOS versi 6.0 ini dirilis pada tahun 1993. Versi ini memiliki banyak utilitas tambahan, seperti halnya Antivirus (MSAV.EXE), Virus Protection (VSAFE.COM) yang diadopsi dari Central Point PC-Tools. Selain itu, ada juga utilitas untuk melakukan defragmentasi hard disk (DEFRAG.EXE) yang diadopsi dari Symantec Norton Utilities, utilitas untuk memeriksa hard disk dari kesalahan penempatan berkas dan kerusakan (SCANDISK.EXE) sebagai pengganti CHKDSK.EXE, dan berbagai perbaikan dari utilitas yang ada sebelumnya. Pada MS-DOS versi 6.0 ini juga menyertakan utilitas yang dapat membuat penempatan berkas menjadi lebih efisien dengan nama DoubleSpace.
Akan tetapi, sebuah perusahaan yang memiliki paten tentang hal tersebut menjadi marah sehingga menuntut Microsoft ke meja hijau. Microsoft pun kalah dan utilitas DoubleSpace pun dicabut dari DOS6.20. Akhir tahun 1994, Microsoft merevisi DOS 6.20 dengan utilitas serupa tetapi tidak melanggar paten orang lain dengan nama DriveSpace. MS-DOS ini adalah MS-DOS versi 6.22.
7. MS-DOS versi 7.xx
MS-DOS versi 7.0 ini dirilis hanya beberapa bulan sebelum Microsoft meluncurkan Windows 95, sebuah versi Windows yang benar-benar independen dari MS-DOS. Sebenarnya, Windows 95 tidaklah benar-benar 100% bebas dari MS-DOS, hanya saja memang beberapa fungsionalitas yang sebelumnya ditangani oleh kernel MS-DOS, sekarang ditangani oleh Windows.
Berkas MSDOS.SYS yang pada versi-versi sebelumnya adalah berkas biner (program), sekarang hanya berkas teks biasa, yang berisi tentang proses booting komputer saja, dan berbagai macam baris berisi “xxx” dengan fungsi yang tidak jelas. Tidak banyak peningkatan yang terjadi pada DOS 7.00 ini karena beberapa fungsi yang telah dipindahkan ke Windows 95. Windows 95 adalah sebuah versi Windows dengan tambahan Win-32 API dan desktop yang didesain ulang. Windows 95 memiliki pusat kontrol dari tombol Start Menu pada pojok kiri bawah layar monitor Anda.
Ketika baru beredar 2 bulan, konon Microsoft mendapatkan untung sangat besar sekali, karena Windows 95 telah terjual hingga lebih dari 7 juta kopi. Ketika Microsoft meluncurkan Windows 98, Microsoft juga merevisi DOS menjadi versi 7.10 dengan dukungan untuk sistem berkas FAT32 yang jauh lebih efisien daripada sistem berkas FAT16. Fungsionalitas yang dimiliki MS-DOS 7.10 pun banyak dipangkas.
Hasilnya, pada akhir tahun 1999, Microsoft meluncurkan versi Windows baru, dengan nama kode Georgia (Windows Millennium Edition) yang benar-benar tanpa DOS! Sebenarnya, sistem operasi yang benar-benar tanpa DOS pernah dibuat oleh Microsoft sebelumnya dengan Windows NT, hanya saja Windows NT ditujukan untuk kalangan minicomputer, server jaringan, mainframe, dan juga workstation. Penggunaannya yang rumit menjadikannya sangat sulit diadopsi oleh para pemula di bidang komputer.
Cara Kerja DOS
System Operasi DOS dapat digunakan pada computer yang mempunyai spesifikasi rendah dan dapat dijangkau oleh semua pengguna PC.Penggunaan System Operasi DOS dapat di jalan kan melalui harddisk yang berkapasitas kecil atau bahkan dapat diletakkan pada sebuah floppy disk.
System Operasi DOS tidak dapat melakukan dua atau lebih pekerjaan secara bersamaan.Pada satu waktu,DOS hanya bisa menjalankan satu program saja.Sifat yang dimiliki System Operasi DOS ini disebut Single Tasking.Contoh: pada saat kita menggunakan program Word Star untuk pengetikan,kita tidak bisa mengaktifkan program lain seperti lotus jika ingin membuat table. Sifat lain dari System Operasi DOS adalah single user,ini berate DOS ditujukan untuk pengguna tunggla saja dan tidak bisa digunakan untuk operasi jaringan. Mungkin hal-hal seperti itulah yang membuat DOS semakin ditinggalkan.
Tapi sampai saat ini, DOS tetap di gunakan untuk berbagai keperluan.Misalnya untuk konfigurasi system pada windows. C. Basis DOS DOS menempati posisi sebagai operating system yang menggunakan CUI ( Character User Interface ). Dalam hal ini DOS yang saat ini telah tergantikan / diperbarui dengan adanya Microsoft Windows versi 9x, 2k, dan sebagainya yang berbasiskan GUI ( Grafical user Interface ).
SHELL DOS
MS DOS sendiri merupakan sebuah sistem operasi yang bersifat single-tasking (hanya dapat menjalankan satu program pada satu waktu saja), menjalankan prosesor pada modus real (real mode), dan hanya dapat mendukung satu pengguna dalam satu waktu (single user)
Pada saat itu, ada sebuah program shell yang juga populer yang berjalan di atas sistem operasi DOS, dengan nama Norton Commander (NC) yang dibuat oleh Peter Norton. Dengan menggunakan shell, pengguna dapat lebih mudah mengorganisasikan berkas dan arsip, dan menjalankan program, dalam satu layar saja. Selain itu, karena mouse dapat mempermudah pengoperasian komputer, DOS Shell juga dapat mendukungnya. Versi 4.0 ini merupakan versi yang paling banyak perubahannya. Versi selanjutnya merupakan versi-versi perbaikan saja, dan berbagai tambahan utilitas.
5. MS-DOS versi 5.xx
IBM memang sudah tidak membuat gebrakan-gebrakan baru dalam industri mikrokomputer, karena pasar yang sebelumnya dikuasai IBM ini telah dimakan sedikit demi sedikit oleh para kompetitornya, seperti Compaq, Hewlett-Packard, dan juga Dell yang juga memproduksi mikrokomputer yang kompatibel dengan komputer IBM, karena menggunakan desain yang sama, dan juga mikroprosesor yang sama yang dibuat oleh Intel Corporation. Pada sejarah sini yang sukses adalah Intel Corporation, karena mikroprosesor yang digunakan diproduksi jauh lebih banyak, akibat permintaan yang lebih banyak. Karena komputer tersebut menggunakan mikroprosesor buatan Intel Corporation, maka yang kedapatan sukses kedua adalah Microsoft dengan DOS-nya.
Banyak analis yang berpendapat bahwa hal ini disebabkan oleh kegagalan IBM ketika mereka menjual IBM PC Jr., dan IBM P/S2 dengan arsitektur Micro-Channel Architecture (MCA). Bus MCA yang digunakan oleh IBM P/S2 tidak menggunakan konsep open-architecture sebagaimana bus ISA yang juga dibuat oleh IBM tetapi dengan open-architecture. Selain itu, kartu-kartu ekspansi yang menggunakan bus MCA memiliki harga relatif lebih mahal dibandingkan bus ISA yang saat itu banyak digunakan dan menjadi sebuah standar, sehingga memperlambat penyerapannya di pasar mikrokomputer.
IBM memang gagal memperpanjang umur IBM PC, akan tetapi Microsoft terus mengembangkan DOS dengan meluncurkan MS-DOS versi 5.0. Versi 5.0 ini dirilis pada tahun 1991, dan memiliki berbagai fitur yang jauh lebih baik, seperti halnya device driver yang dapat diinstal pada area memori di atas 640K (HMA), dengan menggunakan parameter DEVICEHIGH pada berkas konfigurasi CONFIG.SYS dan LOADHIGH pada berkas AUTOEXEC.BAT sehingga memperbanyak kemungkinan untuk menjalankan program yang membutuhkan conventional memory (memori 640K awal yang dimiliki oleh komputer) yang lebih besar.
Untuk masalah utilitas, Microsoft menambah banyak sekali utilitas dalam DOS versi 5.0 ini. Di antaranya adalah editor berkas teks ASCII yang bernama MS-DOS Editor (EDIT.COM) dan program bahasa pemrograman QuickBasic (QBASIC.EXE). Utilitas ini dimaksudkan untuk menggantikan editor yang berorientasi pada "baris per baris", EDLIN.EXE yang ada pada DOS versi 4.0 dan yang sebelumnya. Selain editor berkas teks ASCII, Microsoft juga membuat utilitas untuk membuat makro untuk mempercepat kerja dengan komputer. Program pembuat makro tersebut dinamakan DOSKEY.COM. Ketika dimuat, DOSKEY dapat membuat makro dan mengeksekusi makro tersebut.
Selain itu, dengan menggunakan DOSKEY dapat mempermudah pengetikan perintah yang sama dengan perintah sebelumnya sehingga masalah "capek mengetik" perintah yang sama berulang-ulang menjadi jauh lebih simpel dan mudah. Untuk melakukannya, pengguna dapat menggunakan tombol panah ke atas dan ke bawah. Fitur seperti ini dimiliki oleh Command Prompt pada Windows 2000/XP.
Utilitas lainnya yang juga menarik adalah UNFORMAT.EXE dan UNDELETE.EXE. Kedua utilitas tersebut sangat berguna untuk mengembalikan berkas yang terhapus dan drive yang terformat. Program UNDELETE.EXE mirip seperti halnya Recycle Bin pada Windows 95 (dan yang seterusnya), hanya saja mereka kelihatan sedikit lebih rumit dibandingkan dengan Recycle Bin yang berjalan pada Windows.
Selain UNDELETE.EXE yang berjalan pada command line, pada DOS versi 5.0 ini juga terdapat utilitas MWUNDEL.EXE yang berjalan pada Windows versi 3.0, sehingga fitur Recycle Bin juga dapat ditemukan pada Windows 3.0.
6. MS-DOS versi 6.xx
MS-DOS versi 6.0 ini dirilis pada tahun 1993. Versi ini memiliki banyak utilitas tambahan, seperti halnya Antivirus (MSAV.EXE), Virus Protection (VSAFE.COM) yang diadopsi dari Central Point PC-Tools. Selain itu, ada juga utilitas untuk melakukan defragmentasi hard disk (DEFRAG.EXE) yang diadopsi dari Symantec Norton Utilities, utilitas untuk memeriksa hard disk dari kesalahan penempatan berkas dan kerusakan (SCANDISK.EXE) sebagai pengganti CHKDSK.EXE, dan berbagai perbaikan dari utilitas yang ada sebelumnya. Pada MS-DOS versi 6.0 ini juga menyertakan utilitas yang dapat membuat penempatan berkas menjadi lebih efisien dengan nama DoubleSpace.
Akan tetapi, sebuah perusahaan yang memiliki paten tentang hal tersebut menjadi marah sehingga menuntut Microsoft ke meja hijau. Microsoft pun kalah dan utilitas DoubleSpace pun dicabut dari DOS6.20. Akhir tahun 1994, Microsoft merevisi DOS 6.20 dengan utilitas serupa tetapi tidak melanggar paten orang lain dengan nama DriveSpace. MS-DOS ini adalah MS-DOS versi 6.22.
7. MS-DOS versi 7.xx
MS-DOS versi 7.0 ini dirilis hanya beberapa bulan sebelum Microsoft meluncurkan Windows 95, sebuah versi Windows yang benar-benar independen dari MS-DOS. Sebenarnya, Windows 95 tidaklah benar-benar 100% bebas dari MS-DOS, hanya saja memang beberapa fungsionalitas yang sebelumnya ditangani oleh kernel MS-DOS, sekarang ditangani oleh Windows.
Berkas MSDOS.SYS yang pada versi-versi sebelumnya adalah berkas biner (program), sekarang hanya berkas teks biasa, yang berisi tentang proses booting komputer saja, dan berbagai macam baris berisi “xxx” dengan fungsi yang tidak jelas. Tidak banyak peningkatan yang terjadi pada DOS 7.00 ini karena beberapa fungsi yang telah dipindahkan ke Windows 95. Windows 95 adalah sebuah versi Windows dengan tambahan Win-32 API dan desktop yang didesain ulang. Windows 95 memiliki pusat kontrol dari tombol Start Menu pada pojok kiri bawah layar monitor Anda.
Ketika baru beredar 2 bulan, konon Microsoft mendapatkan untung sangat besar sekali, karena Windows 95 telah terjual hingga lebih dari 7 juta kopi. Ketika Microsoft meluncurkan Windows 98, Microsoft juga merevisi DOS menjadi versi 7.10 dengan dukungan untuk sistem berkas FAT32 yang jauh lebih efisien daripada sistem berkas FAT16. Fungsionalitas yang dimiliki MS-DOS 7.10 pun banyak dipangkas.
Hasilnya, pada akhir tahun 1999, Microsoft meluncurkan versi Windows baru, dengan nama kode Georgia (Windows Millennium Edition) yang benar-benar tanpa DOS! Sebenarnya, sistem operasi yang benar-benar tanpa DOS pernah dibuat oleh Microsoft sebelumnya dengan Windows NT, hanya saja Windows NT ditujukan untuk kalangan minicomputer, server jaringan, mainframe, dan juga workstation. Penggunaannya yang rumit menjadikannya sangat sulit diadopsi oleh para pemula di bidang komputer.
Cara Kerja DOS
System Operasi DOS dapat digunakan pada computer yang mempunyai spesifikasi rendah dan dapat dijangkau oleh semua pengguna PC.Penggunaan System Operasi DOS dapat di jalan kan melalui harddisk yang berkapasitas kecil atau bahkan dapat diletakkan pada sebuah floppy disk.
System Operasi DOS tidak dapat melakukan dua atau lebih pekerjaan secara bersamaan.Pada satu waktu,DOS hanya bisa menjalankan satu program saja.Sifat yang dimiliki System Operasi DOS ini disebut Single Tasking.Contoh: pada saat kita menggunakan program Word Star untuk pengetikan,kita tidak bisa mengaktifkan program lain seperti lotus jika ingin membuat table. Sifat lain dari System Operasi DOS adalah single user,ini berate DOS ditujukan untuk pengguna tunggla saja dan tidak bisa digunakan untuk operasi jaringan. Mungkin hal-hal seperti itulah yang membuat DOS semakin ditinggalkan.
Tapi sampai saat ini, DOS tetap di gunakan untuk berbagai keperluan.Misalnya untuk konfigurasi system pada windows. C. Basis DOS DOS menempati posisi sebagai operating system yang menggunakan CUI ( Character User Interface ). Dalam hal ini DOS yang saat ini telah tergantikan / diperbarui dengan adanya Microsoft Windows versi 9x, 2k, dan sebagainya yang berbasiskan GUI ( Grafical user Interface ).
SHELL DOS
Shell
DOS adalah suatu sistem operasi dasar yang menggunakan command line
(baris perintah) dalam pengoperasiannya. DOS adalah singkatan dari Disk
Operating System, suatu kumpulan program yang berfungsi sebagai
pengelola sumber daya komputer. Shell DOSmenjadi sangat penting jika
suatu saat sistem operasi Windows pada komputer menjadi tidak berfungsi
sehingga perlu untuk mem-partisi ulang harddisk atau menginstal suatu
system operasi baru pada harddisk , atau pada akhirnya Anda menemukan
suatu Worm yang tidak bisa dibersihkan jika Anda masih berada pada
sistem operasi Windows. Lagipula perintah DOS tetap bias Anda eksekusi
pada sistem operasi Windows. Untuk memulai operasi masukanlah disket
yang telah berisi system DOS pada drive A atau bila menggunakan harddisk
yang telah di- format system DOS maka tidak lagi memerlukan disket.
Nyalakan komputer, dan biarkan komputer menyelesaikan proses booting .
SHELL DOS PADA WINDOWS
Cara menjalankan perintah DOS dari mode Windows dapat dilakukan dengan cara:
1. Klik Startmenu , pilih Run, akan muncul kotak dialog Run, pada
TextBox Open ketik ‘command’ (juga bisa ‘cmd’ untuk Windows versi
NT/2000/XP) kemudian klik OK atau tekan tombol enter.
2. Klik Startmenu , pilih submenu Programs (atau All Programs untuk Windows XP), pilih Accessories dan klik Command Prompt.
PERINTAH PERINTAH PADA DOS
MS DOS sendiri merupakan sebuah sistem operasi yang bersifat single-tasking (hanya dapat menjalankan satu program pada satu waktu saja), menjalankan prosesor pada modus real (real mode), dan hanya dapat mendukung satu pengguna dalam satu waktu (single user)
Dalam
pengoperasian DOS terdapat Command-command/perintah yang dikelompokkan dalam 2
kelompok yaitu :
1.
Internal Command (Perintah internal)
Adalah
perintah yang tidak lagi membutuhkan file khusus,karena semua instruksi
internal
sudah ditampung dalam file command.com
2.
External Command (Perintah external)
Adalah
perintah-perintah yang memerlukan suatu file untuk memproses perintah tersebut.
Untuk mempermudah mempelajari fasilitas DOS maka tiap perintah sudah terdapat
file Help Untuk menjalankannya bisa digunakan perintah seperti contoh berikut:
A. PERINTAH INTERNAL
1.
Copy
Perintah
ini digunakan untuk menyalin atau mengkopy file. Bentuk umum perintah ini
adalah sebagai berikut :
Copy
[file_asal] [file_tujuan]
Contoh
:
A:\>copy
a:\tugas c:\latdos
Perintah
diatas menunjukan perintah untuk mengkopi file pada directory tugas di
disket ,dan disalin atau dicopykan ke directori c:\latdos
Hasil
perintah diatas sbb:
Pada
gambar diatas menunjukkan bahwa proses pengcopy-an berhasil yaitu berupa file
TUGASM~1.doc
Contoh
lainnya:
A:\>copy
a:*.* c:\latdos
Digunakan
untuk meng-copy semua file dari drive a ke c:\latdos
A:\>copy
??g*.* c:\latdos
Digunakan
untuk meng-copy semua file yang huruf ketiganya g ke c:\latdos.
2.
DEL
Berfungsi
untuk menghapus atau mendelete file. Bentuk umum :
Del[nama_file]
Contoh:
C:\latdos>del
*.doc {digunakan untuk menghapus semua file yang berektensi
doc}
Gambar
sebelum di delete.
Gambar
setelah dilakukan perintah del*.doc
Lihat
isi directory dengan dir
3.
DIR
Bentuk
umumnya :
DIR(drive:)(path)(filename)(/p)(/w)(/a)((:atribs))(/o)((:)(/s)(/b)</l)</c(h))
Perintah
dir digunakan untuk melihat isi sebuah directory.
- /p :untuk menampilkan nama file per halaman(page).
- /w :untuk menampilkan nama file secara mendatar/melebar (wide).
- /a :menampilkan semua file terutama file yang dihidden dengan attribute+h (Hidden).
- /o :untuk menampilkan file dalam bentuk terurut:
- n berdasarkan nama file (alphabet).
- e berdasarkan tipe file (extension).
- S berdasarkan ukuran dari kecil ke yang besar
- D berdasarkan tanggal dan waktu
- untuk mengembalikan instruksi.
- /s :untuk menampilkan file dan root directory sampai sub-directory.
- /b :untuk menampilkan file dan directory perbaris.
- /l :untuk menampilkan file atau directory dalam bentuk huruf kecil.
- /c :untuk menampilkan rasio pengkompresan.
Contoh:
C:\>dir
Menampilkan
file-file dalam root directory
4.
REN
Digunakan
untuk mengubah (Rename) nama file dengan file yang baru.Perintah ini tidak akan
mengubah isi dari file tersebut. Bentuk umumnya:
REN
<nama_file_lama> <nama_file_baru>
Contoh:
C:\>ren
tugasm~1.doc tugasku.doc
Perintah
diatas berarti mengubah nama file dari tugasm~1.doc menjadi tugasku.doc
5.
VOL
Perintah
ini digunakan untuk menampilkan Volume label atau nomor seri dari sebuah disk.
Contoh:
A:\>Vol
6.
TYPE
Digunakan
untuk menampilkan file text.perintah ini hanya bisa digunakan untuk satu file
saja dan hanya untuk file text.
Contoh:
A:\>type
surat.txt {diasumsikan file surat.txt ada di disket}
7.
MD / MKDIR (Make directory)
Bentuk
umum:
MD
[Nama_direktory]
Contoh:
C:\>md
dos622
C:\>md
data
Untuk
melihat direktori yang telah dibuat ketikkan: dir
8.
CD /CHDIR (Change Directory)
Change
directory atau pindah directory.
Perintah
ini digunakan untuk pindah directory atau mengubah directory aktif.
Contoh:
C:\>cd
dos622
Terlihat
sekarang bahwa direktori yang aktif adalah direktori dos622
9.
RD (Remove Directory)
Bentuk
Umum:
RD
[nama_sub_directory]
Perintah
RD digunakan utuk menghapus subdirectory.Syarat agar bisa menghapus sebuah
directory adalah:
- Posisi penghapusan subdirectory yang akan dihapus harus berada diluar dari subdirektori tersebut.
- Direktori yang akan dihapus harus benar-benar kosong.Jika tidak kosong gunakan instruksi del*.*
Kemudian
Perintah RD Bisa digunakan.
Kemudian
Hapus directory dos 622
10.
DATE
Berfungsi
untuk mengubah tanggal dari system dos.Bentuk/format pengisiannya adalah
mm-dd-yy atau bulan,tanggal,tahun.
11.
CLS
Clear screen
digunakan untuk membersihkan semua tulisan yang ada di layer computer.
12.
TIME
Digunakan
untuk merubah system waktu yang ada pada dos
13.
PROMPT
Bentuk
umumnya:
PROMPT
[prompt_text] [$parameter]
Parameter
yang ada:
- $g :menempilkan karakter>
- $h :menghapus kerekter sebelumnya(berfungsi seperti backspace).
- $n :menampilkan default disk yang digunakan.
- $p :menampilkan posisi direktori yang sedang aktif dari drive default.
- $q :menampikan karakter “=”
- $t :menampilkan jam yang aktif
- $v :menampilkan versi MS-DOS yang dipakai.
- $$ :menampilkan karakter “$”.
- $_ :pindah baris (line feed).
- $1 :menampilkan karakter <.
- $b :menampilkan karakter !.
- $d :menampilkan tanggal yang aktif.
- $e :berfungsi sebagai tombol ESC.
Prompt
di MS-DOS menunjukkan bahwa DOS siap menerima perintah. Secara default bentuk
prompt adalah :
C:>
Contoh
penggunaan prompt:
Prompt
$L$L Ragil Thea $G$G$_$_$P$G
Maka
akan diperoleh hasil berikut ini :
Untuk selalu
mendapatkan bentuk tanda prompt seperti yang anda inginkan maka kita bisa
menempatkan perintah prompt tersebut pada file AUTOEXEC.BAT
14.
VER
Digunakan
untuk menampilkan versi DOS yang digunakan.
Contoh:
C:\>ver
B. PERINTAH EXTERNAL
Perintah
External (External Command) Perintah –
perintah yang memerlukan suatu file untuk memproses perintah
tersebut. Dibawah ini akan dibahas beberapa contoh perintah external ;
1.
CHKDSK
Bentuk:
CHKDSK
(drive:) ((path)filename) (/F) (/V)
Perintah
ini digunakan untuk menampilkan status dari disk,kesalahan yang ditemukan pada
FAT(file system), keutuhan dari file dan disk,menampilkan total memory yang
masih tersedia,melihat sistemnya serta dapat juga memperbaikinya bila ada
kesalahan. Jika CHKDSK menjumpai adanya error maka akan memberikan pesan untuk
tindak lanjutnya.
Parameter
- /F :digunakan untuk memperbaiki kesalahan pada disk.
- /V :digunakan untuk menampilkan setiap file di setiap directory
Instruksi
CHKDSK hanya akan mengenal kesalahan fisik. Sehingga jika terjadi kesalahan/error
Cross-Linked CHKDSK tidak dapat memperbaiki kesalahan atau error tersebut.
Gambar
CHKDSK
2.DISKCOPY
Digunakan
untuk membuat salinan disket.dalam DOS Versi 6.X. Perintah ini bisa
digunakan
untuk menyalin satu sumber ke sumber lainnya
Bentuk
Umum:
DISKCOPY
(drive1:drive2:))(/1(/V) Switches
- /1 :menyaliln hanya pada satu bagian saja.
- /V :menguji file yang telah disalin.
Contoh:
A:diskcopy
A: A:
Mengkopy
dari drive sumber A: ke A:
A:diskcopy
A: B:
Mengkopi
sumber A: ke B:
Note:
Instruksi
diskcopy hanya dapat digunakan pada floppy disk. Diskcopy tidak bisa
digunakan
untuk mengkopy dari dan ke harddisk.
3.FDISK
Fdisk
digunakan untuk mengetahui informasi tentang partisi harddisk yang dimiliki
serta dapat juga melakukan:
- Membuat partisi dan drive Logical (Logical Drive).
- Mengatur partisi yang aktif.
- Menghapus partisi dan logical drive.
Bentuk
Umum:
FDISK/STATUS/MBR
Keterangan
:
- /status : Untuk menampilkan informasi tentang partisi dari system komputer kita.
- /mbr : Master Boot Record parameter ini bisa ditambahkan jika kita ingin memformat hard disk yang terinfeksi Virus boot record.
Jika
menggunakan FDISK maka data pada partisi yang akan diubah akan hilang jadi
backuplah terlebih dahulu
Menu
Utama FDISK pada DOS 6.22
Dari
Gambar diatas terdapat 4 Opsi yang disediakan oleh FDISK:
- Create DOS Partition or Logical drive,berfungsi untuk membuat partisi DOS atau drive Logical DOS.
- Set Active partition, berfungsi untuk mengatur partisi yang akan diaktifkan.
- Delete partition or Logical drive,berfungsi untuk menghapus partisi DOS atau Logical Drive.
- 4. Display partition information,berfungsi untuk menampilkan informasi tentang partisi.
4.FORMAT
Bentuk
Umum:
FORMAT
drive:[/V[:Label]][/Q][/F:size][/B][/S]
FORMAT
drive:[/V[:Label]][/Q][/U][/T:tracks/N:sector][/B|s]
FORMAT
drive:[/Q][/U][/1][/4][/8][/B|S][/BACKUP]
- /V :Menentukan Volume Label sebagai Identitas disk Panjang character <=11
- /Q :Memformat Drive dengan cepet (Quick).
- /U :cara ini digunakan untuk hardisk yang sering mengalami kesalahan baca dan tulis
- /F:size :menentukan kapasitas disk yang akan di format.
- /B :memberikan cadangan tempat untuk system operasi seperti IO.SYS dan
- MSDOS.SYS pada disk yang baru di format.
- /S :menyalin system operasi seperti file IO.SYS dan MSDOS.SYS dan
- Command.Com dari system yang memiliki drive startup.
- /T:tracks :menentukan jumlah tracks
- /N:sector :menentukan jumlah sector per track operator /N digunakan bersama /T
- tetapi tidak dapat digunakan bersam /F.
- /1 :memformat pada satu sisi dari floppy disk.
- /4 :memformat disket 51/4 inch
- /8 :memformat disket 5 ¼ inch dengan 8sector per track.
5.SCANDISK
Bentuk
Umum:
SCANDISK[drive:][drive:][/all][checkonly|autofix[/nosave]|custom][/surface][/mono][/nosummary][/fragment][/undo]
Keterangan:
Drive
:berisi drive yang akan dicheck
- /AUTOFIX :digunakan untuk mengecek dan memperbaiki jika ada kerusakan tanpa meminta konfirmasi dari kita untuk memperbaiki atau tidak.
- /ALL :digunakan untuk menecek dan memperbaiki semua local drive
- /CHECKONLY:digunakan untuk mengecek drive tanpa perbaikan.
- /CUSTOM :digunakan untuk menjalankan scandisk dengan menggunakan konfigurasi dari file scandisk.ini
- /MONO :digunakan jika kita menggunakan monitor monochrome.
- /NOSAVE :digunakan untuk menghapus cluster yang rusak jika ditemukan tanpa merekam data.
- /NOSUMARRY:digunakan untuk tampilkan hasil output tanpa full screen untuk setiap kali pengecekan.
- /SURFACE :aotomatis cek permukaan disk sebelum mengecek lainnya.
- /UNDO :untuk membatalkan proses scandisk.
- /FRAGMENT :untuk mengecak file yang sudah didefragmentasi.
Contoh:
A:\>scandisk
c:
Artinya
mengecek drive c
C:\scandisk
/all
Artinya
mengecek semua drive yang ada.
6.XCOPY
Bentuk
Umum:
XCOPY
SUMBER [DESTINATION] [/Y|-Y] [/A|/M] [/D:DATE] [/P] [/S] [/E] [/V][/W]
Keterangan
:
DESTINATION
diisi dengan subdir letak file secara lengkap.
- /Y :Untuk tidak menampilkan pesan jika terjadi penimpaan file.
- /-Y :Untuk menampilkan pesan jika terjadi penimpaan file.
- /A :Menyalin hanya pada file yang berattribut archieve(arsip).
- /M :Menyalin file yang telah diberi attribute archieve.Switch ini berbeda dengan /A karena Switch /M merubah attribute file asal.
- /D :date menyalin hanya file yang dimodivikasi pada tanggal yang telah dispesifikasikan.
- /P :digunakan agar MS-DOS menanyakan terlebih dahulu setiap aktifitas XCOPY.
- /S :Menyalin suatu diraktori berikut seluruh file dan subdirektori didalamnya. Kecuali direktori kosong.
- /E
igunakan bersama
switch /S yang fungsinya untuk menyalin suatu direktori berikut sub-sub
directory didalamnya termasuk direktori yang kosong. - /V :untuk memeriksa setiap file yang disalinkan tersebut sama dengan file asal.
- /W : Digunakan agar MS-DOS menampilkan pesan-pesan terlebih dahulu dan menanyakan tindakan selanjutnya,sebelum xccopy menyalin file-file tersebut.
Contoh:
A:\>xcopy
a: c: /s/e
Untuk
menyalin file-file dari A: ke C: termasuk termasuk subdirektori kosong.
Proses
pengkopian sukses sebanyak 40 file yang di copy ke C:
7.COMP
Fungsi
: Membandingkan isi dua buah file atau lebih guna
8.Attrib
Adalah sebuah perintah yang digunakan untuk
mengubah attribut file misalkan dengan perintah attrib kita bisa menyembunyikan
file, membuat read only atau lainny atau mengembalikan ke bentuk attribut
semula. Sudah paham
1. Buka
Run > Ketik CMD 2. Muncul Tampilan layar Hitam (nah itu namanya Dos /
Command Prompt
3.
masuk Ke drive yang kita ubah semua file ke dalam attribut unhide misalkan d:\
Caranya ketil d: kemudian enter
4.
langkah selanjutnya ketik : attrib -h -s -r -a /s /d kemudian tekan enter
Keterangan
:
-
digunakan untuk menghapus attribut
+
digunakan Untuk membuat attribut
h (berguna
untuk merubah attribut Hidden atau sembunyi)
S
(berguna untuk merubah attribut System)
r
(berguna untuk merubah attribut Read Only)
a
(berguna untuk merubah attribut Archive)
/s
(digunakan untuk merubah file-file yang berada didalam seluruh folder
/d
(digunakan untuk merubah semua Folder)
9.netstat
Netstat
digunakan untuk mengetahui status jaringan (netstat singkatan dari network
status).
MS-Windows: Start - Program - MS-DOS Prompt
Ketik: netstat -rn
C:\WINDOWS>netstat -rn
Route Table
Active Routes:
Network
Address Netmask
Gateway Address Interface
Metric
127.0.0.0
255.0.0.0
127.0.0.1
127.0.0.1 1
255.255.255.255
255.255.255.255
255.255.255.255
0.0.0.0 1
Active Connections
Proto Local
Address Foreign
Address State
|
Apabila
sebuah host berada di jaringan yang lain dan tidak dapat dihubungi, kemungkinan
terjadi kesalahan dalam tabel routing atau ada hubungan yang terputus di suatu
tempat. Perlu dilakukan penelusuran di mana terjadi gangguan menggunakan
utilitas TRACEROUTE.
10.
tracert
MS-Windows: Start - Program - MS-DOS Prompt
Ketik: tracert <IP>
C:\WINDOWS>tracert 167.205.206.59
Tracing route to 167.205.206.59 over a maximum
of 30 hops
1 <10
ms 1 ms <10 ms 10.1.1.12
2 1
ms 2 ms 2
ms 10.210.1.1
3 2 ms
2 ms 2 ms 167.205.206.59
Trace complete.
|
- Bisa jadi sebuah jaringan atau sebuah host (karena berbagai alasan) tidak boleh dihubungi secara langsung. Atau bahkan tidak boleh diketahui keberadaannya meskipun berfungsi sebagai router. Ini menyebabkan adanya bagian yang putus (menghasilkan tanda ‘*’) dalam penelusuran.
- Telusuri node-node yang dilalui untuk mencapai komputer di fakultas/unit anda. Bandingkan dengan diagram jaringan universitas.
- Penelusuran hendaknya dilakukan dua arah (dari kedua host yang berkomunikasi) sehingga diketahui apakah jalur yang digunakan sama atau tidak.
http://severalcut.blogspot.co.id

Tidak ada komentar:
Posting Komentar